Posts Tagged ‘ Facebook ’

de.tk, Pemendek URL dari detikcom

Jun 25th, 2010 | By bima web | Category: domain website

Booming twitter melanda dunia, tak terkecuali di Indonesia. Layanan microblogging itu makin hari penggunanya makin meningkat saja. Namun sayang, keterbatasan space yang disediakan aplikasi ini yang terbatas menyebabkan hasrat “kenarsisan” pengguna twitter tak terpenuhi. Salah satunya adalah ketika pengguna akan men-sharing alamat web atau link. cara kerja pemendek link,de tk,pemendek alamat situs,pemendek link,twitter pemendek url



Banyak Pelamar Kerja Ditolak Gara-gara Facebook

Jan 15th, 2010 | By bima web | Category: Internet

Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.



Google dan Facebook Tawarkan Pemendek URL

Dec 16th, 2009 | By bima web | Category: Internet

Dua perusahaan besar Google dan Facebook kini mulai terjun ke bisnis layanan pemendekan URL. URL yang panjang seringkali dinilai tidak efisien dan memakan banyak tempat. layanan pemendekan url di twitter



Bahaya di Balik Meng-add Teman di Facebook

Dec 9th, 2009 | By bima web | Category: Internet

Tak dapat dipungkiri, pengguna Facebook sering mengabaikan terhadap masalah privasi. Penelitian dari biro keamanan komputer Sophos mengungkap, betapa mudahnya pengguna Facebook mengumbar data sensitif, bahkan meng-add teman yang tidak jelas asal usulnya. mengadd website di google



Peristiwa Terbesar di Dunia Internet

Nov 26th, 2009 | By bima web | Category: Internet

Internet telah mengubah banyak hal. Penghargaan bernama Webby Awards, coba mengelompokkan 10 peristiwa di dunia internet yang paling dahsyat dalam 1 dekade terakhir. peristiwa dunia



Email akan Punah Dalam 10 Tahun?

Nov 26th, 2009 | By bima web | Category: email website

Email diprediksi akan menemui ajalnya dalam 10 tahun ke depan. Prediksi ini dikeluarkan oleh antropologis sosial dari University of Kent, menyusul penelitian yang dilakukan TalkTalk.