Banyak Pelamar Kerja Ditolak Gara-gara Facebook
15 Jan 2010 | oleh bima | Kategori : Internet
Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.
Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.
Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Bahkan, seperti dikutip dari Telegraph, empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.
Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan, situs seperti Facebook bisa menjadi bom waktu.
“Banyak yang memakai situs jejaring untuk menguak hal “kotor” di dunia maya. Maka, bersihkan konten “kotor”-mu sebelum mencari pekerjaan. Hapus semua konten foto dan link yang bisa menjadi batu sandungan dalam mencari pekerjaan,” imbau Yasin soal hasil survei tersebut.
Salah satu perusahaan bernama Big Brother mengakui kesalahan terbesar yang dibuat oleh pencari kerja ialah tak bisa menjaga perilakunya di Facebook. Meski telah memoles sebaik-baiknya CV mereka, namun percuma saja kalau masih memiliki catatan online yang kurang baik dan bisa dilihat semua orang.
sumber : detikinet
related
- Pandi Segera Terbitkan Domain untuk UKM, .my.id dan .biz.id
- Domain Termahal di Dunia
- Berapa Harga Domain .xxx ?
- Domain Sex.com Dijual Rp112 Miliar
- Domain .xxx Akan Segera Terwujud
- de.tk, Pemendek URL dari detikcom
- Domain .xxx Masih Tidak Jelas
- Go Daddy Group Ikut Gerah dengan Aturan China
- Kota yang Internetnya Paling Rawan Serangan
- Tips Aman Berkicau di Twitter


