Artis Indonesia Jadi Rebutan Makelar Nama Domain Website
16 Mar 2010 | oleh bima | Kategori : domain website
Nama domain yang catchy memang sangat riskan menjadi korban cyber squatter alias pelaku penyerobotan nama domain. Fenomena ini pun ikut berlaku di Indonesia, sasarannya artis lokal hingga merek-merek terkenal.
Dikatakan Teddy Sukardi, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), aksi cyber squatter jumlahnya cukup banyak terjadi di Tanah Air. Berkisar 5% dari pendaftaran nama domain setiap bulannya.
“Kebanyakan dari mereka mendompleng brand terkenal serta nama artis lokal,” ujar Teddy, tanpa mau menyebut merek terkenal dan artis mana yang dimaksud.
Namun bukan berarti seluruh pendaftar nama domain yang memilih nama artis merupakan cyber squatter. Sebab mereka bisa juga kumpulan dari para penggemar artis tersebut.
“Khusus untuk nama artis ketika mendaftar mereka kami tanya, ini untuk fans page atau bukan? Kalau iya, maka nama domainnya kita sarankan ada tambahan kata ‘fans’,” lanjutnya.
Pandi sendiri mengaku terus berusaha untuk tidak kecolongan dari para penyerobot nama domain ini. Pasalnya, mereka tidak memiliki hak atas nama tersebut. Alih-alih digunakan, domain dengan nama-nama menarik tersebut paling hanya akan dijual kembali untuk mencari untung semata.
Hal ini biasanya kerap terjadi dengan embel-embel merek terkenal. “Di Pandi kalau nama domainnya mirip sebuah merek terkenal kita meminta dilampirkan penggunaan merek tersebut. Bisa saja kan dia distributor atau perwakilannya di Indonesia yang memang mendapat hak,” lanjut Teddy.
sumber detikinet
related
- Pandi Segera Terbitkan Domain untuk UKM, .my.id dan .biz.id
- Domain Termahal di Dunia
- Berapa Harga Domain .xxx ?
- Domain Sex.com Dijual Rp112 Miliar
- Domain .xxx Akan Segera Terwujud
- de.tk, Pemendek URL dari detikcom
- Domain .xxx Masih Tidak Jelas
- Go Daddy Group Ikut Gerah dengan Aturan China
- Kota yang Internetnya Paling Rawan Serangan
- Tips Aman Berkicau di Twitter


